CLOUD COMPUTING
Cloud computing berasal dari bahasa inggris yang artinya ‘komputasi awan’ yaitu gabungan pemanfaatan teknologi komputer (komputasi) dan pengembangan berbasis internet (awan).
Awan (cloud) adalah metafora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer. Cloud computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya.
Suatu metoda komputasi dimana kapabilitas terkait teknologi informasidisajikan sebagai suatu layanan, sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat internet tanpa mengetahui apa yang ada didalamnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya.
Cloud computing juga disebut suatu paradigma dimana informasi secara permanen tersimpan diserver diinternet dan tersimpan secara sementara dikomputer pengguna (client) termasuk didalamnya adalah desktop, komputer tembok, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain.
Pada tahun 50’n, cloud computing memiliki konsep yang mendasar. Ketika komputer mainframe yang tersedia dalam skala yang besar dalam dunia pendidikan dan perusahaan dapat diakses melalui komputer terminal disebut dengan terminal statis.
Terminal tersebut hanya dapat digunakan untuk melakukan komunikasi tetapi tidak memiliki kapasitas pemrosesan internal. Agar pengguna mainframe yang relatif mahalmenjadi efisien maka mengembangkan akses fisik komputer dari pembagian kinerja CPU.
Dari penjelasan diatas ada banyak manfaat yang bisa kita ambil, yaitu :
Skalabilitas, yaitu dengan cloud computing kita bisa menambah kapasitas penyimpanan data kita tanpa harus membeli peralatan tambahan, misalnya hardisk dll.
Aksesibilitas, yaitu kita bisa mengakses data kapanpun dan dimanapun kita berada, asal kita terkoneksi dengan internet, sehingga memudahkan kita mengakses data disaat yang penting.
Keamanan, yaitu data kita bisa terjamin keamanannya oleh penyedia layanan cloud computing, sehingga bagi perusahaan yang berbasis IT, data bisa disimpan secara aman dipenyedia cloud computing.
Kreasi, yaitu para user bisa melakukan/mengembangkan kreasi atau project mereka tanpa harus mengirimkan project mereka secara langsung ke perusahaan, tapi user bisa mengirimkan nya lewat penyedia layanan cloud computing.
Kecemasan, yaitu ketika terjadi bencana alam data milik kita tersimpan aman di cloud meskipun hardisk rusak atau gadget kita rusak.